10 Teknik Ninja dalam Anime Naruto

1. Ninjutsu:

Teknik ini berasal dari dalam energi jiwa, yang meningkatkan energi dalam tubuh, semua ninjutsu memerlukan cakra. Biasanya pengguna ninjutsu memerlukan segel tangan.
Contoh Ninjutsu:
Kagebunshin no Jutsu yang sering di gunakan Naruto Uzumaki
Kage_Bunshin_no_Jutsu
2. Taijutsu
Teknik ini memerlukan energi raga dalam tubuh. Tapi tidak memerlukan cakra. Pengguna teknik ini akan memakai otot dan kekuatan tubuh.
Contoh Taijutsu:
Omote Renge yang di gunakan Rock Lee
Leevsgaara4
3. Genjutsu
Teknik ini memiliki kemampuan untuk mengacaukan peredaran cakra lawan. Dan menjebaknya dalam ilusi.
Contoh Genjutsu: Tsukuyomi yang di gunakan Itachi Uchiha.

300px-Tsukuyomi

 

 

4. Senjutsu
Teknik ini mampu memaksimalkan taijutsu dan ninjutsu dengan penambahan energi alam, dan membuat taijutsu atau ninjutsu menjadi lebih kuat.
Contoh Senjutsu:
Senjutsu: Cho Ooodama Rasengan yang di gunakan Jiraiya saat melawan Pain.
300px-Super_Great_Ball_Rasengan
5. Kenjutsu
Adalah teknik ninja yang memakai pedang.
Contoh Kenjutsu:
Mikazuki no Mai yang di gunakan Hayate Gekkou saat bertarung melawan Baki.

gekko

 

 

6. Doojutsu
Teknik yang menggunakan kekuatan mata
Contoh Doojutsu:
Mangekyo sharingan yang baru di miliki 5 ninja dalam sejarah dunia ninja,
Madara, Izuna, Itachi, Sasuke, dan Kakashi
mangekyo-sharingan
7. Kugutsu
Teknik ini menggunakan benang chakra untuk melakukannya. Biasanya menggunakan media lain untuk pertarungan
Contoh Kugutsu: Kugutsu no Jutsu salah satunya digunakan oleh Kankurou.

Kankuro

 

 

8. Kinjutsu
Teknik yang terlarang dalam dunia ninja yang memerlukan tumbal dalam jurusnya
Contoh Kinjutsu:
Kuchiyose: Edo Tensei yang diciptakan oleh Holage ke-2, Tobirama Senju.

edo tensei
9. Hijutsu
Teknik rahasia dalam ninjutsu
Contoh Hijutsu:
Jukai Koutan yang digunakan Hashirama Senju
mokuton Jukai Koutan
10. Fuinjutsu
Teknik yang di gunakan untuk menyegel objek tertentu.

Contoh Fuinjutsu:
Shikifujin yang dipakai Minato Namikaze untuk menyegel setengah chakra Kyuubi ke dalam tubuhnya.shikifujin

HAKAMA

Apa Itu Hakama?

Hakama adalah bagian pakaian tradisional Jepang. Jika dilihat dari bentuknya, terdapat dua jenis Hakama yaitu Hakama yang tidak memiliki belahan pada bagian kakinya sehingga berbentuk seperti rok, dan Hakama yang memiliki belahan sehingga berbentuk seperti celana. Yang digunakan dalam Aikido adalah Hakama yang berbentuk seperti celana. Pada awalnya, Hakama hanya digunakan sebagai pakaian para pria saja, dan saat ini Hakama sudah digunakan umum dan sudah tak jarang lagi kita lihat dipakai oleh wanita maupun pria. Salah satu kegunaan Hakama adalah untuk menyembunyikan gerakan kaki ketika berhadapan dengan musuh.

Hakama bukan sekedar berbentuk seperti celana yang lebar tetapi juga memiliki bentuk yang unik. Terdapat 4 tali pengikat pada Hakama yang disebut Himo. Dua Himo terdapat di masing-masing sisi bagian depan dan dua lainnya terdapat di masing-masing sisi bagian belakang. Pada bagian belakang Hakama terdapat bagian seperti papan yang disebut Koshi-Ate. Dibawahnya terdapat Hakama-Dome yang akan diselipkan ke sabuk. Oleh karena itu cara memakai dan melipat Hakama lebih sulit daripada celana biasa.

Terdapat 7 lipatan pada Hakama yaitu 2 di bagian belakang dan 5 di bagian depan. Lipatan-lipatan tersebut adalah bagian yang mengandung filosofi yaitu merupakan merupakan simbol-simbol yang melambangkan nilai-nilai
– jin (benevolence) atau kasih sayang,
– gi (justice) atau keadilan,
– rei (politeness) atau kesopanan,
– yuu (bravery) atau keberanian,
– makoto (veracity) atau kejujuran,
– meiyo (honor) atau kehormatan, dan
– chuugi (loyalty) atau kesetiaan.
Dan dengan memakai Hakama, pemakai Hakama diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai yang dilambangkan tersebut.

Perbedaan antara  Hakama laki-laki dan perempuan

Perempuan jarang mengenakan hakama untuk acara-acara formal atau upacara minum teh. Hanya kadang-kadang, mereka akan memakai hakama pada praktik seni bela diri atau wisuda. Hakama wanita memiliki sedikit variasi dari laki-laki hakama. Pakaian wanita berbeda dalam desain, kain, dan mengikat. Sebagai contoh, hakama perempuan terdiri dari satu warna atau kain gradasi warna. Wanita mengenakan hakama di tepat pinggang mereka, sementara laki-laki memakainya di bawah pinggang.

Jenis – jenis Hakama:

1. Umanoribakama

75-4-601-m

Jenis Hakama ini seperti kedua tungkai di bungkus seperti memakai celana panjang sehingga dapat mudah bergerak. Hakama ini biasanya dipakai saat latihan Bela Diri Jepang seperti Kendo, Aikido, dan Kyuudoo.

2. Andonbakama

 HAKAMA

Jenis hakama ini seperti halnya rok. Andonbakama tidak membungkus kedua belah tungkainya dan tidak bisa leluasa bergerak. Hakama ini biasanya di pakai para Mahasiswi bersama dengan koburisode (sejenis kimono)  sewaktu wisuda.

3. Nobakama

godaime nobakama

Jenis Hakama ini Bagian Pergelangan kaki di buat agak sempit sehingga pemakai dapat leluasa bergerak. Hakama ini biasanya di gunakan pada kehidupan sehari-hari.

YUI – Feel My Soul ~Indonesian Translation~

Aku lelah menangis
Hidup tidak memberikan jawaban
Aku mungkin menyimpang dan janggal,

tapi aku tak bisa berhenti

Percaya saja

Kau tersenyum dan menangis untukku
membuat hatiku tersentuh dan menyembuhkan luka

Aku merasakan jiwaku, bawa aku ke jalanmu
Setiap orang dalam kehidupan selalu mencari sesuatu yang berharga

Ini bukan kebetulan
juga bukan cinta yang salah
kau benar, selalu benar
kau benar, selalu benar, anak yang penakut

aku menjejakkan kakiku lagi dan lagi
aku tidak pernah terlihat di manapun
aku mendengar bisikanmu padaku
dan itu menghangatkan hatiku

Aku merasakan jiwaku, bawa aku ke jalanmu
Tidak, aku tidak akan kembali lagi
Aku akan menemukan jawabannya dengan tanganku sendiri

Aku selalu menderita, karena sesuatu yang sederhana
aku ingin tahu tujuan hidupku
kau benar, selalu benar
kau benar, selalu benar, anak yang penakut

Kata-katamu yang lembut membuatku merasa nyaman
Aku tidak bisa bergerak. Aku tidak bisa melihat.
Tapi kau menunjukkan jalan untukku

Aku merasakan jiwaku, bawa aku ke jalanmu
Ya, aku mungkin sedang berjuang
Tapi aku masih bisa terus berjalan

walaupun seperti ini

Kau bilang “ini bukan kebetulan”
“ini bukan impian yang biasa”
Kau benar, semua benar.
Kau benar, semua benar.

YUI – Love Is All ~Indonesian Translation~

Aku bilang itu adalah angan-anganku di masa lalu,

Tapi aku ragu, dan kau tidak akan memahamiku kan?
Kau bertanya padaku dengan pandangan pura-pura di wajahmu, Itu aneh.
Baiklah, itu memang pekerjaanmu kan?

Apa yang harus kulakukan untuk jadi kritis sepertimu?
Pasti sulit dan penuh keluhan.

Aku menulis tentang hal-hal baik dan akhirnya menjadi sebuah lagu,

Jadi sukailah lagu ini.
Kau pasti ragu-ragu kan? Palsu atau nyata?
Lalu, bagaimana denganmu?

Mengumpulkan hal-hal yang nyata dan yang palsu (cerita bohong).
Dan kemudian menempelkan label harganya.
Itu benar-benar sulit, dan menyusahkan.
Apa lagi sekarang tentang masa depan?

Katakan padaku.

Butuh waktu lebih lama untuk menulis daripada membaca sebuah surat.
Coba pikirkan, meskipun aku diberitakan dengan komentar-komentar negatif dan tidak adil
Aku tidak seharusnya terlalu memikirkannya kan?

Ini bukan pekerjaanku.

Katakan pada orang yang suka membanding-bandingkan.
Dengan kata-kata yang berisi sedikit lebih banyak cinta.

Meskipun tidak ada hal yang baik di dunia ini, kita tetap saja dilahirkan.
Cintai diri sendiri.
Meskipun kita merasa depresi, tidak ada yang namanya nyata atau palsu kan?

Mengumpulkan hal-hal yang nyata dan yang palsu (cerita bohong).
Dan kemudian menempelkan label harganya.
Menurutku jangan kalah pada hal seperti itu.
Apa lagi sekarang tentang masa depan?

Katakan padaku.

Diberitakan setiap hari, Aku tidak bisa ke mana-mana.
Tidak ada yang mengatakan aku tidak akan bisa dipengaruhi oleh wartawan di majalah.
Bisakah kau melakukan sesuatu yang ingin sekali kau lakukan sekarang?
Tentu saja. Tentu saja, seperti biasanya.
Aku bisa melihat jawaban yang kucari-cari,  aaaa~

Kalau saja aku adalah orang yang lebih baik,

Aku pasti telah menanggapinya dengan lebih baik.
Cinta adalah segalanya.

Kau pasti ragu-ragu kan? Palsu atau nyata?
Bagaimana denganmu kalau begitu?

Mengumpulkan hal-hal yang nyata dan yang palsu (cerita bohong).
Dan kemudian menempelkan label harganya.
Menurutku jangan kalah begitu mudahnya.
Apa lagi sekarang tentang masa depan?
Biar aku yang beritahukan padamu …

Furisode

tumblr_mbcltmG2BG1r7gkf1o6_1280 akb48-blt-kimono-6

Hello Minna-san! Kali ini Kaoru akan membahas tentang Furisode. Apa itu Furisode?

Furisode (振袖) adalah kimono berlengan lebar yang dikenakan wanita muda yang belum menikah. Dibuat dari bahan berwarna cerah, motif kain berupa bunga dan tanaman, keindahan musimbinatang, atau burung yang digambar dengan tangan memakai teknik yuzen. Kain bisa bertambah mewah dengan tambahan bordiran benang emas.

Bukaan di bagian lengan kimono yang berdekatan dengan ketiak disebut furiyatsuguchi (振八つ口). Bukaan tersebut sengaja tidak dijahit hingga membentuk kantong lengan baju yang disebut tamoto () hingga ke bagian ujung lengan kimono. Lebar tamoto pada furisode bisa mencapai 114 cm atau menjuntai hingga sekitar pergelangan kaki.

Menurut urutan tingkat formalitas, furisode adalah kimono paling formal setara dengan kurotomesodeirotomesode, dan homongi. Furisode dikenakan sebagai pakaian terbaik untuk pesta perkawinan (ketika hadir sebagai tamu atau sebagai baju pengantin wanita),miai, dan upacara resmi, seperti seijin shikiwisuda, atau resepsi sesudah wisuda (shaonkai).

Alas kaki untuk furisode adalah zōri berhak tinggi.

Berdasarkan lebar lengan, furisode terdiri dari tiga jenis: ōburisode (furisode besar, lebar lengan sekitar 114 cm), chūburisode (furisode sedang, lebar lengan dari 90 cm hingga sekitar 102 cm), dan koburisode (furisode kecil, lebar lengan dari 70 cm hingga sekitar 80 cm).

Jenis

Jenis furisode yang paling umum adalah chūburisode. Wanita berusia 20 tahun mengenakan chūburisode untuk menghadiri seijin shiki. Ketika diundang ke pesta perkawinan, tamu mengenakan chūburisode berwarna lebih gelap dan menghindari corak berwarna cemerlang. Pesta tidak formal dan upacara minum teh (hatsugama) dihadiri dengan mengenakankoburisode.

Busana pengantin wanita tradisional Jepang adalah kimono serba putih shiromuku dengan penutup kepala watabōshi, atau irouchikake dengan penutup kepala tsunokakushi. Kimono shiromuku dan irouchikake keduanya tergolong ōburisode. Dalam resepsi pernikahan zaman sekarang, kedua mempelai memiliki kesempatan mengganti busana dalam acara ironaoshi. Bila shiromuku dipakai dalam upacara pernikahan, pengantin wanita tampil kembali dengan mengenakan ōburisode berwarna cerah, gaun malam, atau baju pengantin ala Barat sesuai keinginan.

Setelah menikah, sesuai tradisi, wanita tidak lagi memakai furisode. Pada zaman dulu, lengan furisode yang lebar dipotong, dan dijahit kembali untuk membuat tomesode. Istri dulunya hanya tinggal di rumah, sehingga pakaian wanita yang sudah menikah disebut tomesode (dari kata todomaru, berhenti, tetap, tinggal).

Sejarah

Bukaan pada bagian lengan kimono (furiyatsugichi) mulanya berasal dari kimono (kosode) untuk anak-anak yang sengaja dibiarkan terbuka lebar di bagian ketiak. Baju anak tidak dijahit di bagian ketiak agar anak merasa sejuk karena mereka lebih banyak bergerak dibandingkan orang dewasa. Dalam lukisan Chigotaishi asal zaman Kamakura terlihat seorang anak mengenakan kosode yang memiliki furiyatsuguchi.

Model kimono dari Cina mulanya berlengan sempit. Bagian lengan berbentuk pipa seperti halnya lengan baju pakaian Barat. Kimono berlengan sempit kurang nyaman dikenakan di Jepang yang beriklim lembap. Bagian lengan kemudian dibuat makin lebar supaya angin bebas keluar masuk. Furisode berlengan lebar yang dikenal orang zaman sekarang berasal dari model furisode awal zaman Edo. Ketika itu, furisode dibuat dengan mencontoh kostum berlengan lebar yang dikenakan penari.

Pada paruh pertama zaman Edo, wanita muda memakai kimono dengan bagian lengan (tamoto) yang dibuat makin lebar seiring perkembangan mode. Dari 1658 hingga sekitar1672, lebar tamoto sekitar 45 cm, namun dari 1684 hingga sekitar 1687, makin melebar hingga 60 cm. Pada periode 17161735, lebarnya sekitar 75 cm, dan makin melebar hingga 87 cm antara tahun 1751 dan 1763.[5] Setelah kehidupan rakyat di pertengahan zaman Edo makin makmur, furisode populer sebagai pakaian kalangan gadis anak pengusaha. Walaupun demikian, baru sejak zaman Meiji, furisode diterima secara luas sebagai pakaian formal wanita muda yang belum menikah.

Sakura No Shiori ~Indonesian Translation~

towerrecord 

AKB48 – Sakura No Shiori

Angin lembut musim semi
Bertiup dari suatu tempat
Merubah warna
Jalan setapak yang sering kita jelajahi.

Ini adalah musim
Ketika kebahagiaan maupun duka lewat
Sebagaimana kita mulai berjalan
Di jalan baru

Bunga sakura
Adalah bukti perpisahan kita
Wajah teman-teman kita saat mereka melambai
Bangkit dalam pikiran kita

Bunga sakura
Adalah bukti airmata,
Jadi dengan begitu kita tidak akan pernah lupa
Saat yang penting ini

Jika kita menengadah ke langit
Kebesaran-Nya
Mencapai keabadian,
Kami sadar seberapa panjangnya jalan kami

Apakah ini cuaca berbadai, ataupun hujan
Hari esok akan datang,
Jadi dengan sebuah senyuman,
Kita ambil langkah maju pertama

Bunga sakura
Adalah bukti masa depan kita,
Jadi dengan begitu, kita ingat
Mimpi yang pernah kita lihat.

Bunga sakura
adalah bukti harapan.
lebih baik daripada menyerah,
kita bisa menerima halaman ini dan meihatnya.


Bunga sakura
Adalah bukti hati kita.
Masa muda kita yang bersinar,
Sukacita dari cahaya matahari menembus pepohonan.

Bunga sakura
Adalah bukti dari hari itu,
Jadi dengan begitu  kita tidak lupa
Ketika mimpi setiap orang, pecah menjadi mekar sepenuhnya.